Menanti Usia ke-7 Untuk Memulai Belajar Matematika

Beberapa hari yang lalu adalah momen istimewa bagi sulung kami. Ia sudah menunggunya sejak berhari hari sebelumnya, bahkan berbulan-bulan sebelumnya. Apa pasalnya? Sulung kami berusia 7 tahun, alhamdulillah. Ia senang usianya sudah 7 tahun, karena dengan begitu ia bisa mulai belajar matematika.

Sebelumnya ia sudah penasaran dengan matematika.

Kapan aku belajar matematika mi?

Ko aku belum 7 tahun si mi?

Masih lama ya mi aku usia 7 tahunnya?

Ya seperti itulah pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari lisan sulungku untuk menyambut usia 7 tahunnya. Ia bahagia karena diusia 7 tahunnya sudah melewati hafalan 2 juz terakhir di Al Qur’an, alhamdulillah.

Sebelum usianya 7 tahun, sudah diberikan gambaran bahwa matematika itu dipakai dan dipelajari tidak saat umur 7 tahun saja. Bahkan sampai yaumul hisab pun menggunakan matematika. Matematika dipakai seumur hidup. Perlu tahapan-tahapan untuk mempelajarinya. Mengenal angka adalah hal yang paling dasar.

Setelahnya mengenalkan tentang penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Mengenalkan keempat hal tadi bukan sekaligus langsung praktek, tapi berupa penjelasan bahwa kalau penjumlahan itu adalah menambah, bertambah banyak. Pengurangan itu berarti berkurang. Perkalian itu akan bertambah banyak juga. Pembagian itu akan menghasilkan yang sedikit tapi disitu belajar tentang berbagi dan adil.

Sekarang alhamdulillah sulung kami mulai sedikit demi sedikit memahami dan mulai mengerti matematika di usianya 7 tahun yang setara 1 SD. Sesuatu yang benar bahwa anak hendaknya diajari matematika saat usia 7 tahun, karena diusia ini mental dan fisik anak sudah mendukung untuk berpikir lebih baik lagi. Sebagai orang tua, menahan-nahan untuk tidak mengajarkan matematika sebelum usianya 7 tahun memerlukan kesabaran extra. Godaannya adalah saat anak bertanya jumlah ini dan itu, maka pengenalan angka dan jumlah akan terlepas dengan sendirinya. Tetapi tentu masih di bawah standar pelajaran anak 1 SD.

Terus berusaha ya nak…, karena matematika bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari kita ­čÖé

mtk

sumber: google.com

Leave a Comment

 

— required *

— required *